Kamis, 30 Januari 2014

Di Balik Kemolekan si Ratu Bunga Berduri

Tak hanya dipajang di pot untuk penghias teras, pak sien hwa-sebutan euphorbia di China-ternyata juga cantik dipelihara sebagai border di taman. Apalagi tanaman ini tahan ’berjemur’ di bawah sengatan matahari. Tanaman ini pun termasuk adaptif dan mampu bertahan hidup di sembarang lokasi serta tahan serangan hama dan penyakit.

Awalnya, euphorbia tumbuh subur di Madagaskar. Tempat hidupnya di daerah panas dan kering. Dari sanalah, sekitar 2000 spesies yang berbeda diintroduksi sejak tahun 1821, kemudian menyebar ke China hingga ke Thailand.

Berkat tangan para penyilang, muncullah jenis-jenis baru. Sejak saat itu, si ratu bunga berduri ini melanglang buana hingga ke Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Asia, termasuk Indonesia. Sebutan euphorbia diambil dari nama seorang dokter raja Juba dari kerajaan Mauritania di Afrika Utara, Euphorbus. Atas jasanya, euphorbia yang tumbuh di gurun berpindah menjadi hiasan yang cantik di rumah. Sosok tanaman sedang, tinggi sekitar 150 cm, dan lebar 100 cm dengan dompolan bunga hingga menyelimuti batang.

Bunga warna-warni dan bentuknya bervariasi seolah menjadi magnet yang menarik perhatian siapa saja yang memandanginya, tak terkecuali Murtadji, pemilik SM Garden di Kediri. Lewat kecintaannya dengan euphorbia, maka saat ini Murtadji berhasil mengembangkan hobinya itu jadi suatu peluang bisnis yang menguntungkan hingga saat ini. Murtadji mengatakan, euphorbia memiliki penampilan yang menawan dibandingkan dengan jenis tanaman hias lainnya, seperti anthurium, aglaonema, dan adenium. Warna bunganya beraneka ragam, tapi dominan memiliki warna merah, kuning, hijau,dan putih dengan hiasan strip atau bercak di setiap petalnya. Tajuknya bagus, rimbun, dan kompak, sehingga menjadi daya tarik lain.

Bentuk bunga euphorbia menyerupai angka delapan dengan beragam variasi. Mahkota bunganya ada yang bulat, bulat lancip, oval, dan berbentuk hati dengan posisi saling menumpuk, menyilang atau bersinggungan. Tak hanya bentuk, ukuran bunga pun ada yang kecil seukuran kancing baju (diameter 2 cm) hingga sebesar koin seratus rupiah (diameter 4-5 cm). Dompolan bunga beragam, mulai dari sedikit (4-5 bunga), sedang (6-15 bunga), sampai banyak (> 16 bunga). Menurut Murtadji, ada beberapa faktor yang mesti diperhatikan sebelum memelihara si ratu bunga ini, yaitu lokasi, sinar matahari, iklim atau cuaca, sirkulasi udara, media tumbuh, dan air.

Tanaman ini cukup adaptif di berbagai daerah. Artinya, euphorbia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di dataran rendah hingga tinggi (0-1200 m dpl).

Di dataran rendah (< 300 m dpl) membuat tanaman ini tumbuh lebih cepat, karena udara hangat dan matahari bersinar lebih lama untuk membantu proses fotosintesis. Lingkungan yang bersih dan terbebas dari polusi sangat dibutuhkannya untuk pertumbuhan dan pembungaan. ”Euphorbia akan sulit berbunga serempak, bahkan malas berbunga kalau udara di sekitarnya sudah terpolusi,” ujar pria yang menekuni bisnis euphorbia sekitar dua tahun yang lalu ini. ”Di dataran tinggi (>300 m dpl), euphorbia masih bisa tumbuh subur, meski agak lambat,” lanjutnya.

Idealnya, tanaman ini membutuhkan sinar matahari dengan intensitas 70-80% selama 6-8 jam atau hari. Tanaman ini pun akan berbunga lebih banyak di musim hujan dibanding kemarau, karena saat itu lingkungan cukup mendukung, sehingga kualitas bunga lebih baik daripada musim panas.

Untuk itulah penempatannya harus tepat, tidak boleh terkena sinar matahari langsung terlalu lama, karena terlalu lama ’berjemur’ di bawah sinar matahri dapat menghanguskan pucuk-pucuknya. Terlalu teduh pun dapat berdampak tanaman lambat tumbuh dan bunga yang muncul tak banyak. Penanaman skala besar dapat memakai net 70% untuk menahan intensitas sinar matahari. Sebaiknya, lanjut Murtadji, hindari tempat yang sering mendapat guyuran air hujan, karena tanaman menjadi rusak dan malas berbunga. Euphorbia juga kurang optimal menyerap hara bila lingkungannya bersikulasi udara jelek, meski mendapat sinar matahari.

Di lokasi yang lembab pun malah memicu munculnya penyakit yang disebabkan oleh cendawan. Media TumbuhDi alam, euphorbia tumbuh di tempat yang kering dan porous, sehingga media tanam apa pun dapat dipakai untuk menanam euphorbia, asalkan porousitas dan drainasenya bagus. Beberapa bahan media tanam euphorbia terdiri dari sekam bakar, pakis, cocopeat, pasir Malang, dan pupuk kandang. Komposisi media tanam beragam, tergantung pengalaman dan lokasi setempat. Upayakan media ber-pH netral (6,5-7) dan steril.

Penanaman di pot plastik sebaiknya memasukkan potongan styrofoam sebanyak 25% tinggi pot untuk membantu sirkulasi udara di media sekaligus membuang kelebihan air, sehingga media tidak lembab.

Air untuk euphorbia masih cukup penting untuk pertumbuhan akar, cabang, daun, dan bunganya. Namun terlalu banyak memberi air mengakibatkan akar busuk ditandai berwarna coklat, lembek seperti bubur. Sebaliknya, jika penyiraman jarang dilakukan, tanaman mengalami dehidrasi alias kekurangan air. Cirinya, batang mengkerut, daun menguning, mudah rontok, dan sosok tanaman menjadi kerdil. Apabila hal itu dibiarkan, lambat laun tanaman tumbuh tumbuh merana dan mati. Idealnya, penyiraman dilakukan sehari sekali pada musim hujan, dua kali sehari pada musim kemarau) atau bila media sudah kelihatan kering. Waktu penyiraman, yaitu pagi hari pukul 08.00-09.00 atau sore hari pukul 15.00-16.00.

Memilih Euphorbia

Banyaknya jenis euphorbia membuat para hobbies leluasa memilih sesuai dengan selera. Meski demikian, kata Murtadji, sebagai pembeli sebaiknya mampu mencermati euphorbia yang dibeli, supaya nantinya tak kecewa, karena ternyata tanaman kurang bermutu bagus.

Agar tak salah pilih, ada beberapa hal yang mesti diketahui saat akan memilih dan membeli euphorbia, yaitu :- Carilah penjual yang menyediakan euphorbia berkualitas bagus.Untuk mengetahui kredibilitas penjual dapat mencari informasi dari media, seperti majalah atau teman yang sudah datang ke nurserinya. Penjual yang berpengalaman biasanya mampu menjelaskan jenis, sifat, dan asal-usulnya.

Informasi perawatan juga sebaiknya ditanyakan untuk memudahkan pemeliharaan di rumah.- Meski selera penghobi berbeda-beda, sebaiknya memilih euphorbia yang rajin berbunga, karena bentuk bunga, warna bunga, dan dompolan bunga merupakan keindahan tanaman asal Madagaskar ini. Apalagi, bunganya tak gampang rontok.- Tanyakan asal-usul euphorbia, terutama cara perbanyakannya.

Euphorbia yang berasal dari bibit setek umumnya cepat berbunga dibanding tanaman yang berasal dari biji. Lagipula, kualitas bibit asal setek memiliki sifat yang sama dengan induknya. Lain halnya dengan bibit asal biji cenderung menyimpang dari sifat induk, kecuali penyilang melakukan persilangan yang sudah terarah. Apabila memilih bibit asal sambung, pastikan batang atas berasal dari jenis yang berpenampilan bagus.- Ukuran bibit menentukan harganya. Bagi yang berkantung cekak dapat memilih bibit muda, karena berharga murah.

Namun tanaman seperti ini butuh waktu untuk berbunga lebat. Apabila tak sabar ingin menikmati bunga euphorbia dan memiliki cukup uang, beli tanaman yang sudah besar dengan tajuk bagus dan bunga lebat. [cher]

Euphorbia pun Bisa ’Kawin’

Variasi bunga euphorbia cukup banyak. Di alam, penyerbukan alami dibantu serangga, seperti lebah. Kini, berkat upaya kawin silang muncul beragam jenis baru euphorbia dengan penampilan yang cukup spektakuler. Berbekal induk dan pengetahuan yang cukup, profesi menjadi ’penghulu’ euphorbia bisa dilakukan siapa saja. Apalagi si mahkota berduri ini termasuk tipe berbunga sempurna. Maksudnya, serbuk sari (jantan) dan putik (betina) berada dalam satu bunga.

Dengan seleksi induk, mungkin saja bakal diperoleh jenis baru yang lebih bagus dan berbeda dengan induknya.

Adapun tahapan ’kawin’ euphorbia antara lain :

* Siapkan euphorbia yang sedang berbunga. Bunga mekar untuk penyerbukan sekitar 3-4 hari sejak kuncup, dicirikan kepala putik diselimuti lendir, sehingga terasa lengket bila dipegang tangan. Pisahkan di tempat yang aman agar tidak diserbuki oleh serangga.

* Ambil serbuk sari dari bunga euphorbia lain, lalu tempelkan ke kepala putik. Lakukan berulang-ulang sampai serbuk sari benar-benar habis dan melekat di kepala putik. Cotton bud bisa dipakai untuk membantu penyerbukan. Hanya kelemahannya kadang masih ada serbuk sari tersisa di kapas, sehingga tak menyerbuki sempurna ke putik. Waktu penyerbukan pada pagi hari pukul 09.00 saat matahari belum panas dan tanaman sedang dalam proses fotosintesis.

* Setelah 3-6 hari sejak penyerbukan, bunga akan layu dan rontok. Penyerbukan berhasil bila muncul benjolan hijau di pangkal putik.

* Bakal buah akan membesar dan masak berbentuk seperti kapsul.

* Seminggu kemudian buah matang yang ditandai dengan kulit mengering dan warna coklat tua. Segera petik buahnya pada pagi hari, karena jika matahari sudah tinggi, biji-biji yang tersimpan di tempurung buah menjadi kering dan pecah, sehingga biji terpelanting ke tanah. [cher]

Pulihkan Euphorbia Impor dari Perjalanan Jauh

Salah satu keutamaan Murtadji dalam menekuni bisnis euphorbianya adalah ia langsung mengimpor euphorbia dari Thailand. Ia mengaku, tak mudah mengimpor euphorbia dari Thailand dan menyimpannya dalam waktu lama, karena adanya beberapa prosedur yang harus dilalui. Euphorbia impor dari Thailand tersebut berada dalam kemasan kotak karton dan setiap batang dibungkus dengan kertas.

Euphorbia impor bermediakan cocopeat yang kering. Perjalanan dari bandara Suvarnabhumi Thailand hingga mencapai bandara Juanda Surabaya diperlukan 1 hari dengan menggunakan maskapai penerbangan Thailand.

Namun kalau memakai maskapai penerbangan lokal, perjalanan bisa ditempuh hingga dua hari. Jadi, mulai dari proses pengepakan hingga mencapai Kediri, euphorbia berada dalam kotak selama kurang lebih 2-3 hari. Menurut Murtadji, hal ini mengakibatkan euphorbia menjadi layu dan rontok daun.

Demi memulihkan kondisi euphorbia tersebut, sebelum proses penanaman Murtadji mencelupkan media euphorbia yang berupa cocopeat kering ke dalam larutan air dan atonik. Sementara untuk media tanam, ia menggunakan campuran kompos kambing, sekam bakar, cocopeat, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:2:2:1 agar media porous. Upayakan media ber-PH netral (6,5-7) dan steril.

Media taman euphorbia harus porous agar air dapat mengalir langsung ke bawah, karena bila media terlalu banyak menahan air dapat menyebabkan busuk akar.

Kebun yang digunakan Murtadji untuk area tanam euphorbia merupakan bekas kolam ikan. Bekas kolam ikan ini dianggap Murtadji sebagai lokasi yang ideal untuknya menumbuhkan euphorbia, karena memiliki sirkulasi udara yang bagus. Euphorbia dapat tumbuh dengan baik di lingkungan yang memiliki sirkulasi udara yang bagus. Penyiraman dilakukan ketika matahari belum terbit dan ketika matahari belum bersinar. Ini dilakukan untuk menjaga kelembaban tanaman. Bila euphorbia disiram pada siang hari dapat menyebabkan tanaman hangus. Kemudian untuk mengurangi intensitas sinar matahari sebaiknya dipasang paranet di kebun.

Untuk pemulihan euphorbia, lanjut Murtadji, sebaiknya intensitas sinar matahari yang mengenai tanaman dikurangi hingga 80%. Terlalu banyak sinar matahari bisa mengakibatkan pucuk-pucuk daun euphorbia menjadi hangus. Namun terlalu teduh juga bisa mengakibatkan euphorbia tumbuh lambat. Curah hujan juga dapat mengakibatkan euphorbia rusak dan malas berbunga. [cher]

Sumber : http://tabloidgallery.wordpress.com/
Selengkapnya

Tawaran kemitraan burger dan hotdog itu datang dari Klender

Burger kian akrab dengan lidah orang Indonesia. Buktinya, penjaja burger marak di mana-mana. Tak hanya ditawarkan di restoran kelas mal, penjual burger kerap ditemui di kedai-kedai kakilima di pinggir jalan.

Jadi, jangan heran bila Anda melihat banyak merek burger lokal di sepanjang jalan. Mereka menawarkan sajian roti bertumpuk dengan keunikan masing-masing.

Salah satunya adalah Klender Burger. Gerai burger milik PT Sera Lestari Global ini mulai menawarkan burger sejak 2008. Menurut S. Indra Kurnia, pemilik Klender Burger, potensi penjualan burger di Indonesia cukup baik. "Sudah banyak orang yang menyukai burger, jadi tak sulit berpromosi," jelas Indra.

Selain itu, bisnis burger cukup sederhana. Alhasil, banyak orang terjun ke bisnis ini. "Namun, banyak juga yang tak bertahan karena tak bisa membuat keunikan dengan produk lain," ujarnya.

Indra bilang, salah satu keunikan sajian burgernya adalah penggunaan bumbu-bumbu untuk menguatkan citarasa lokal. "Kami mengemasnya sesuai dengan lidah orang Indonesia," tuturnya.


Andalkan paket booth

Melihat respons masyarakat yang cukup baik, Indra pun mulai menawarkan waralaba sejak dua tahun lalu. Pada 2011 ini, mereka pun menambah jenis paket investasi. Yakni, paket booth senilai Rp 50 juta dan paket ruko kecil dengan nilai investasi Rp 100 juta. "Dulu kami hanya menawarkan paket mini resto Rp 100 juta," kata Indra.

Paket Rp 50 juta menjadi paket yang paling diandalkan Klender Burger. Pasalnya, mitra bisa membuka booth Klender Burger di lokasi mana pun. Selain itu, dengan paket booth ini, Indra ingin bersaing dengan merek burger lain yang banyak menawarkan paket serupa.

Saat ini, Klender Burger telah memiliki enam menu andalan yang terdiri dari variasi burger dan hotdog. Untuk paket mini resto, Indra melengkapi menu berupa kentang goreng dan steik. "Kami terus mengembangkan menu untuk menghindari kejenuhan pelanggan," tuturnya.

Ia pun berharap, dengan penambahan dua paket baru ini, mitra dan gerai Klender Burger terus bertambah. Saat ini, Indra telah membuka lima gerai Klender Burger milik sendiri dan tiga gerai mitra. "Kami membidik mitra dari luar Jawa, karena potensinya besar," kata Indra.

Dengan harga burger berkisar Rp 6.000 hingga Rp 23.000, Indra memperkirakan mitra paket booth bisa meraup omzet minimal Rp 20 juta per bulan. "Mitra bisa balik modal dalam waktu 1 hingga 1,5 tahun," jelasnya.

Sementara itu, Fery Firmansyah, mitra Klender Burger yang membuka gerai di Kemang, mengatakan, respons pengunjung cukup bagus. "Produk Klender Burger bisa bersaing dengan burger lainnya," kata Fery.

Fery membuka gerai sejak dua tahun lalu dengan mengambil paket Rp 100 juta.

Kurang dari setahun, ia pun berhasil mengembalikan modalnya. Fery bilang, salah satu daya tarik gerainya adalah harga burger yang terjangkau. Ia menjual burger dan hotdog mulai harga Rp 8.000 hingga Rp 20.000.

Kini, dalam sebulan, gerainya mampu meraup omzet Rp 24 juta. Menurut Fery, omzetnya menurun dibandingkan dengan setahun lalu, karena persaingan penjual makanan di Kemang makin ketat.


PT Sera Lestari Global
Jl. Buaran Raya Blok B 19
Jakarta Timur
Telpon (021) 8620886
Selengkapnya

Kamis, 23 Januari 2014

Contoh Desain Karakter Hamster


Info Desain Contoh Desain Karakter Hamster 

  • Software Pembuat : Corel Draw 12 atau X2 
  • Platform : Microsoft Windows 
  • Jenis : Contoh Desain Karakter Hamster 
  • Format File : cdr 
  • Keunggulan :Hamster berwarna putih, dan coklat, dan disertai banyak hamster kecil yang sedang memanjat,desain kartun 
Selengkapnya

Rabu, 22 Januari 2014

Desain Baju Batik Darma Wanita


Info Desain Baju Batik Darma Wanita 

  • Software : Corel draw 12 
  • Platform : Microsoft windows 
  • Format file : cdr 
  • Keunggulan : Warna Baju Batik dominan Pink dan Merah Hitam Kualitas baju sangat baik dengan motif yang terlihat lebih elegan 
Selengkapnya

Jadwal Acara TV MNCTV Tanggal 4 April 2012


Buku sinopsis , Suka Nonton TV tapi nggak Tahu Jadwal Tenang Kini Buku
sinopsis Tidak Hanya Memberikan Sinopsis-Sinopsis untuk anda,Berikut jadwal Acara Stasiun Tv Yang di
Kutip Langsung Dari website Tv Bersangkutan.Berikut Ini Adalah Jadwal Acara TV MNCTV Tanggal 4 April 2012

04:30  -  Siraman Qalbu05:00  -  Lintas Pagi05:30  -  Disney Club : Little Einstein06:00  -  Disney Club : Mickey
Selengkapnya

Selasa, 21 Januari 2014

Jadwal Sinema Spesial Liburan TRANSTV 6 8 April 2012


Liburan telah Tiba ^^ Oleh karena itu pastinya stasiun tv berlomba-lomba memberikan tayangan keluarga yang menarik dan berkualitas tak terkecuali transtv , Transtv akan menghadirkan sinema spesial liburan mulai tanggal 6 - 8 April 2012 Berikut ini jadwalnya !

Jumat, 6 April 2012

13.15 Sinema Spesial Liburan “Barbie in a Mermaid Tale”

15.00 Sketsa


Sabtu, 7 April 2012

14.30 Sinema Spesial
Selengkapnya

SUNBLOCK yang Bagus Untuk Wajah

Beragam SunBlock dan SunScreen, baik harga Mahal atau ekonomis, baik Cream atau lotion, spf 15 atau spf 33, Merk Parasol, Nivea, Oriflame, dsb. Mana yang Bagus untuk kulit wajah kita...?

Tak peduli sedang musim kemarau atau musim hujan, matahari akan tetap memberikan pengaruh radiasinya. Agar kulit tetap sehat dan jauh dari problem yang disebabkan radiasi matahari, kenali jenis sunblock yang cocok untuk kulitmu.

Sunblock untuk jenis kulit berminyak

Jangan sembarang memilih sunblock terutama bila jenis kulit Anda berminyak atau sensitif. Utamakan produk sunblock yang free oil sehingga tidak memicu munculnya jerawat atau iritasi pada kulit.

Pilih pula produk sunblock dengan formula ringan sehingga tidak membuat kulit tampak tebal. Umumnya sunblock yang cocok untuk jenis kulit berminyak adalah yang mengandung avobenzone dan oxybenzone.

Sunblock untuk jenis kulit kombinasi

Memiliki kulit kombinasi adalah anugerah sekaligus problem baru. Umumnya area T berminyak dan daerah lainnya normal. Kalau sudah begini, harus memilih sunblock jenis yang mana?

Tetap pilih sunblock dengan formula ringan dan kandungan avobenzone dan oxybenzone saja. Kedua bahan tersebut akan membantu memaksimalkan penampilan Anda dan aman untuk bagian kulit yang berminyak.

Umumnya sunblock yang formulanya ringan adalah yang berbentuk lotion atau gel. Yang mudah menyerap pada kulit dan tidak meninggalkan bekas mengkilap.

Sunblock untuk jenis kulit kering

Untuk Anda yang memiliki jenis kulit kering, sunblock yang tepat adalah yang teksturnya cream. Sunblock jenis ini selain melindungi kulit dari sinar matahari, sekaligus mengandung ceramides yang membuat kulit jadi tetap lembab dan lembut.

Memberikan perlindungan ganda untuk perawatan kulit serta menghindarkan dari radiasi sinar matahari.

Untuk perlindungan maksimal, aplikasikan sunblock setiap 3-4 jam sekali apabila Anda sedang beraktivitas di bawah sinar matahari langsung. Pastikan juga kandungan SPF sunblock Anda tinggi, sehingga dapat memberikan perlindungan terbaik bagi kulit.

demikian sekilas tips cara memilih Beragam SunBlock dan SunScreen yang bagus untuk kulit wajah kita, baik harga Mahal atau ekonomis, baik Cream atau lotion, spf 15 atau spf 33, Merk Parasol, Nivea, Oriflame, dsb. tergantung kondisi kulit kita 













Selengkapnya